Benarkah Quran di tulis secara sempurna dan di jaga kesempurnaan nya ???
Benar kah Quran di tulis secara sempurna dan di jaga kesempurnaan
nya.. ???
Mari
membaca suatu artikel berikut ini :
Ibn Abi
Maryam related to us from Ibn Luhai‘a from Abu’l-Aswad from ‘Urwa b. az-Zubair
from ‘A’isha who
said, “Surat al-Ahzab (xxxiii) used to be recited in the time of the Prophet with two
hundred verses, but when ‘Uthman wrote out the codices he was unable
to procure more of it than there is in it today.”
Di
terjemahkan sebagai berikut ini :
Ibn Abi
Maryam berhubungan dengan kami dari Ibn Luhai'a dari Abu'l-Aswad dari 'Urwa
b. az-Zubair dari 'Aisha yang berkata, “Surat al-Ahzab
(xxxiii) biasa
dibacakan pada masa Nabi dengan dua ratus ayat, tetapi ketika'
Utsman menulis kodeks itu dia tidak dapat memperolehnya lagi daripada yang ada di dalamnya hari ini.
"
Sumber :
https://erenow.net/common/the-origins-of-the-koran/9.php
Jadi Surat Al Ashab di jaman nabi
terdiri dari 200 ayat
Sementara
di jaman sekarang ini Surat ke 33 Al
Azhab hanya tersisa 73 ayat
Jika
kita menghubungkan dengan ayat berikut ini..
Allah
Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنَّا نَحْنُ
نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِ نَّا لَهٗ لَحٰـفِظُوْنَ
innaa
nahnu nazzalnaz-zikro wa innaa lahuu lahaafizhuun
"Sesungguhnya
Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya."
(QS.
Al-Hijr 15: Ayat 9)
Maka
menimbulkan suatu pertanyaan dalam ranah sejarah..
Kenapa dari 200 ayat hanya tersisa 73
ayat dj surat ke 33 Al Azhab ini.. ???
Comments
Post a Comment